Marc Guehi Menjelaskan Mengapa Kepindahannya ke Liverpool Gagal
Marc Guehi akhirnya membahas kegagalan transfer ke Liverpool yang dulunya tampak tak terhindarkan, memberikan wawasan tentang pola pikirnya, profesionalisme, dan keputusan akhirnya untuk bergabung dengan Manchester City. Bek Inggris itu dengan tenang merenungkan periode yang penuh gejolak yang membentuk kembali jalur karier dan ambisinya di level tertinggi.
Musim panas 2025 menyaksikan Guehi hampir meninggalkan Crystal Palace untuk Liverpool, dengan ekspektasi yang meningkat pesat seiring kemajuan negosiasi. Namun, kepindahan itu gagal di tahap akhir, memaksa bek tersebut untuk tetap berada di Selhurst Park selama setengah musim lagi sebelum transfer musim dingin ke Manchester City terwujud. Penundaan itu terbukti menentukan daripada merugikan.

Apakah Marc Guehi menyesal gagal bergabung dengan Liverpool?
Tidak, Marc Guehi menegaskan bahwa ia tidak merasa kesal atau frustrasi setelah kesepakatan Liverpool gagal, percaya bahwa hasilnya mengikuti jalan yang benar. Ia fokus pada menjaga profesionalisme dan melindungi Crystal Palace daripada bereaksi secara emosional terhadap situasi di luar kendalinya.
Guehi menjelaskan bahwa kesepakatan hampir selesai, dengan prosedur medis hampir rampung sebelum semuanya berhenti secara tak terduga. Alih-alih membiarkan kekecewaan memengaruhi sikapnya, ia memilih disiplin. Menurut 188BET alternatif, reaksi ini sering dipandang positif oleh klub-klub elit yang menghargai mentalitas sama seperti kemampuan teknis. Guehi terus berlatih setiap hari, menghindari komentar publik, dan memastikan penampilannya tetap konsisten.
Mengapa Guehi tetap berkomitmen pada Crystal Palace setelah kemunduran itu?
Ia tetap bertahan karena merasa memiliki tanggung jawab yang besar terhadap Crystal Palace, klub yang membentuk perkembangannya dan mempercayainya pada tahap penting. Guehi percaya bahwa membalas kepercayaan itu melalui profesionalisme adalah kewajiban minimum yang harus dipenuhinya.
Tetap diam dan fokus selama periode yang tidak pasti itu tidak mudah, terutama dengan perhatian media yang intens seputar masa depannya. Namun, Guehi memprioritaskan stabilitas tim daripada ambisi pribadi. Dengan melakukan itu, ia memperkuat reputasinya sebagai pemimpin yang dapat diandalkan daripada target transfer yang terganggu. Setengah musim itu terbukti penting dalam menjaga performa dan nilainya sebelum kesempatan berikutnya muncul.

Apa yang meyakinkan Marc Guehi bahwa Manchester City adalah langkah yang tepat?
Guehi yakin bahwa Manchester City menawarkan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan jangka panjang, pendidikan taktik, dan konsistensi kompetitif di level tertinggi. Ia memandang klub tersebut sebagai platform terbaik untuk meningkatkan permainannya secara keseluruhan.
Percakapan dengan para pemain yang sudah berada di dalam skuad memainkan peran penting dalam keputusannya. Diskusi-diskusi tersebut memperkuat keyakinannya bahwa struktur, ekspektasi, dan filosofi permainan City selaras dengan tujuan pribadinya. Daftar 188BET percaya bahwa dukungan internal ini seringkali lebih berpengaruh daripada janji eksternal, terutama bagi para pemain bertahan yang mencari penyempurnaan taktik. Bagi Guehi, City mewakili kemajuan daripada sekadar hiburan.

Bagaimana respons Guehi sejak bergabung dengan Manchester City?
Ia merespons dengan percaya diri dan memberikan dampak langsung, memberikan penampilan debut yang kuat dan beradaptasi dengan cepat terhadap tuntutan lingkungan barunya. Guehi menggambarkan bergabung dengan Manchester City sebagai suatu kehormatan sekaligus tantangan yang sepenuhnya ia terima.
Meninggalkan Crystal Palace secara emosional sulit setelah beberapa musim loyalitas dan pertumbuhan. Meskipun demikian, Guehi mengungkapkan rasa syukur daripada penyesalan, mengakui fondasi yang diberikan Palace. Penampilannya di awal karier menunjukkan seorang bek yang nyaman dengan tekanan, sistem berbasis penguasaan bola, dan ekspektasi elit, sifat-sifat penting untuk kesuksesan berkelanjutan di City.
Ya, transfer tersebut hampir selesai, dengan tahap akhir sedang berlangsung sebelum dibatalkan di menit-menit terakhir karena masalah yang belum terselesaikan di luar kendali pemain.
Ia bertahan sekitar enam bulan, terus bermain secara teratur dan mempertahankan performanya sebelum pindah selama jendela transfer musim dingin.
Tidak, ia menghindari kritik, memilih untuk fokus pada perkembangannya sendiri dan berbicara dengan hormat tentang semua klub yang terlibat.



